Search for collections on EPrints Repository UNTIRTA

PENGARUH VARIETAS DAN KONSENTRASI AIR KELAPA TERHADAP PERTUMBUHAN BENIH SINTETIK BAWANG MERAH (Allium Ascalonicum L.) PADA FASE SEEDLING

PURNANITA WERSA, VOKI (2019) PENGARUH VARIETAS DAN KONSENTRASI AIR KELAPA TERHADAP PERTUMBUHAN BENIH SINTETIK BAWANG MERAH (Allium Ascalonicum L.) PADA FASE SEEDLING. S1 thesis, UNIVERSITAS SULTAN AGENG TIRTAYASA.

[img] Text
PENGARUH VARIETAS DAN KONSENTRASI AIR KELAPA TERHADAP PERTUMBUHAN BENIH SINTETIK BAWANG MERAH (Allium Ascalonicum L.) PADA FASE SEEDLING.PDF
Restricted to Registered users only

Download (2MB)

Abstract

Voki Purnanita Wersa. 2018. The Effect of Varieties and Coconut Water Concetration on the Growth of Synthetic Seedling Phase Shallot Seeds. (Allium ascalonicum L.). Under Guidance Susiyanti and Rusmana. This research was aimed to determine the effect of different varieties and concentrations of coconut water on the seeding phase of synthetic shallot seeds (Allium ascalonicum L.). The design used randomized block design with two factors, the first factor was type of varieties consist of two levels which were Tuktuk and Sanren. The second factor was the concentration of coconut water consisting of four levels : coconut water 0, 25, 50, and 75 ml. Parameters that observed were time to germinate, number of seeds to grow, percentage of seeds to grow, and plant height and number of leaves. The results showed that varieties and the concentration of coconut water gave different results in each parameter, There were interactions between the use of varieties and coconut water. The treatment of Sanren varieties gave the best results on the average number of germinating seeds 11.67, the percentage of seeds germinating 100%, plant height at 24 day after plant 1.40 cm . The concetrations of coconut water 25 ml gave the best results on the average number of germinating seeds which produce 11.67 seeds, the percentage of germinating seeds 100%, plant height 24 DAP 1.76 cm and leaf number on the 14 DAP 1.40, plant height on the 7 DAP 2.30 and number of leaf on 14 DAP 1.80 sheet. Keywords : coconut water, shallots, Sanren, Tuktuk

Item Type: Thesis (S1)
Contributors:
ContributionContributorsNIP/NIM
Thesis advisorSusiyanti, SusiyantiUNSPECIFIED
Thesis advisorRusmana, RusmanaUNSPECIFIED
Additional Information: Voki Purnanita Wersa. 2018. Pengaruh Varietas dan Konsentrasi Air Kelapa terhadap Pertumbuhan Benih Sintetik Bawang Merah (Allium ascalonicum L.) pada Fase Seedling. Dibawah bimbingan Susiyanti dan Rusmana. Bawang merah (Allium ascalonicum L.) merupakan komoditas hortikultura yang banyak dikonsumsi masyarakat, potensi pengembangan bawang merah masih terbuka lebar tidak saja untuk kebutuhan dalam negeri tetapi juga luar negeri namun kebutuhan di dalam negeri masih belum cukup terpenuhi dan petani di Indonesia masih menggunakan teknik budidaya bawang merah secara konvesional dan membutuhkan biaya produksi tinggi. Melalui teknik enkapsulasi benih sintetik tanaman bawang merah ini diharapkan dapat menggantikan peran umbi dalam teknik budidaya bawang merah secara konvensional sehingga dapat menghemat biaya produksi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh varietas dan konsentrasi air kelapa yang berbeda terhadap Fase Seeding Benih Sintetik Bawang Merah (Allium ascalonicum L.). Rancangan penelitian yang digunakan pada penelitian ini adalah Rancangan Acak Kelompok (RAK) dan diulang sebanyak tiga kali dengan dua faktor. Faktor pertama adalah varietas yang terdiri dari 2 taraf yaitu Tuktuk dan Sanren. Faktor kedua adalah konsentrasi air kelapa 0, 25, 50, dan 75 ml. Respon yang diamati yaitu waktu berkecambah, jumlah benih berkecambah, persentase benih berkecambah, tinggi tanaman dan jumlah daun. Hasil penelitian menunjukkan bahwa varietas dan konsentrasi air kelapa memberikan pengaruh yang berbeda – beda pada setiap respon yang diamati dan terdapat interaksi antara varietas dan konsentrasi air kelapa. Varietas Sanren memberikan hasil terbaik pada rata – rata jumlah benih berkecambah 11,67 biji, persentase benih berkecambah 100%, tinggi tanaman pada 24 HST yaitu 1,40 cm. Konsentrasi air kelapa 25 ml memberikan hasil terbaik pada rata – rata jumlah benih berkecambah sejumlah 11,67 biji, persentase benih berkecambah 100%, tinggi tanaman 24 HST yaitu 1,76 cm dan jumlah daun 14 HST sebanyak 1,40 helai, tinggi tanaman 7 HST yaitu 2,30 cm dan jumlah daun 14 HST sebanyak 1,80 helai.
Subjects: S Agriculture > S Agriculture (General)
Divisions: 04-Fakultas Pertanian
04-Fakultas Pertanian > 54211-Program Studi Agroekoteknologi
Depositing User: Admin Eprints Untirta
Date Deposited: 11 Oct 2021 06:43
Last Modified: 11 Oct 2021 06:43
URI: http://eprints.untirta.ac.id/id/eprint/2520

Actions (login required)

View Item View Item