Search for collections on EPrints Repository UNTIRTA

PEMETAAN DAERAH OPERASI BAGAN TANCAP DI PERAIRAN TELUK BANTEN

JULYAS RISTIANA, YESHI (2019) PEMETAAN DAERAH OPERASI BAGAN TANCAP DI PERAIRAN TELUK BANTEN. S1 thesis, UNIVERSITAS SULTAN AGENG TIRTAYASA.

[img] Text
PEMETAAN DAERAH OPERASI BAGAN TANCAP DI PERAIRAN TELUK BANTEN.PDF
Restricted to Registered users only

Download (4MB)

Abstract

YESHI JULYAS RISTIANA. 2019. Pemetaan Daerah Operasi Bagan Tancap di Perairan Teluk Banten. Dibimbing oleh RIRIN IRNAWATI dan ANI RAHMAWATI. Teluk Banten merupakan salah satu daerah penangkapan ikan (DPI) di ujung barat Pulau Jawa, tepatnya di Provinsi Banten dan secara geografis terletak pada kordinat 05°54’30” – 06°04’00” LS dan 106°04’00” – 106°15’00” BT. Perairan Teluk Banten merupakan lokasi penangkapan ikan bagi beberapa alat tangkap yang berbasis di Pelabuhan Perikanan Nusantara (PPN) Karangantu, Tempat Pelelangan Ikan (TPI) Kepuh, TPI Wadas, TPI Terate dan TPI Pulau Panjang. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi dan memetakan lokasi daerah penangkapan alat tangkap bagan tancap yang beroperasi di perairan Teluk Banten. Penelitian dilaksanakan pada bulan agustus 2018 di perairan Teluk Banten. Metode penelitian yang digunakan adalah metode sensus. Sensus dilakukan untuk mendata lokasi, jumlah, kedalaman serta kondisi bagan tancap yang berada di perairan Teluk Banten. Kegiatan trip operasi bagan tancap dan pengukuran kualitas air (suhu, salinitas, kecerahan, kedalaman dan pH) dilakukan dengan 8 bagan tancap yang dipilih berdasarkan posisi dan kedalaman bagan tancap. Data yang digunakan ialah data primer. Data primer yang digunakan pada penelitian ini ialah data jenis dan jumlah bagan tancap, serta data koordinat daerah penangkapan bagan tancap baik dalam kondisi utuh ataupun rusak. Analisis data yang digunakan untuk daerah penangkapan bagan tancap mengenai jumlah, kondisi, ukuran bagan tancap, dan kedalaman bagan tancap yang menjadi lokasi pemasangan bagan tancap akan dianalisis secara deskriptif. Sebaran daerah operasi penangkapan ikan bagan tancap di perairan Teluk Banten berada di sekitar perairan Pulau Panjang dan perairan Karangantu. Jumlah alat tangkap bagan tancap di perairan Teluk Banten sebanyak 39 unit. Sebanyak 26 unit bagan tancap beroperasi di perairan Pulau Panjang dan 13 unit beroperasi di perairan Karangantu pada masing-masing lokasi terdapat 2 unit bagan tancap yang rusak. Ukuran bagan tancap di perairan Teluk Banten antara 10-11,5 meter dengan kedalaman antara 7-9 meter. Suhu perairan Teluk banten antara 27-29°C. Salinitas santara 30-31 %ₒ. pH perairan Teluk Banten antara 8.3-8.5 dan kecerahan antara 1.65-2.85 meter. Kualitas air masing-masing bagan tancap tidak jauh berbeda hanya saja hasil tangkapan berbeda dari dua lokasi tersebut. Hasil tangkapan perairan Pulau Panjang diduga kurang maksimal karena adanya buangan limbah pabrik sedangkan hasil tangkapan di perairan Karangantu lebih banyak karena jumlah hauling dalam satu kali trip lebih banyak. Kata Kunci : Bagan tancap, daerah operasi, Teluk Banten, teri

Item Type: Thesis (S1)
Contributors:
ContributionContributorsNIP/NIM
Thesis advisorIrnawati, RirinUNSPECIFIED
Thesis advisorRahmawati, AniUNSPECIFIED
Additional Information: YESHI JULYAS RISTIANA. 2019. Mapping of Stationary Lift Net’s Fishing Ground in Banten Bay Water. Supervised by RIRIN IRNAWATI and ANI RAHMAWATI. Banten bay water are fishing ground for some fishing gear that based in archipelagic fishing port of Karangantu, Kepuh fish landing center, Terate fish landing center and Panjang Island fish landing center. The purpose of this study is to identify and mapping stationary lift net fishing ground location in Banten bay water. This research was conducted in August 2018 by survey method and experimental fishing. The primary data sampling is collected by observation, includes data on water depth; number, condition and size of stationary lift net; and depth of stationary lift net’s plugging location; temperature, pH, and brightness of waters. Descriptive analysis is used to analyze the condition and amount of stationary lift net. Map of stationary lift net’s fishing ground made with ArcGIS. The result show that fishing ground of stationary lift nets are mostly located at Panjang Island waters and Karangantu waters. The number of stationary lift net operating in Panjang Island waters is 26 units and in Karangantu waters is 13 units. There are 2 units of the lift net were damage in each location. The average size of stationary lift net is 10–11.5 meters with water depth of 7-9 meters. The average temperature is ranges from 27-29°C. Salinity ranges from 30-31%ₒ. The pH ranges from 8.3-8.5 and brightness ranges from 1.65-2.85 meters. This condition is still in the proper range for anchovy. Keywords : Anchovy, Banten Bay, fishing ground, stationary lift net
Subjects: S Agriculture > S Agriculture (General)
Divisions: 04-Fakultas Pertanian
04-Fakultas Pertanian > 54244-Program Studi Ilmu Perikanan
Depositing User: Admin Eprints Untirta
Date Deposited: 08 Oct 2021 07:54
Last Modified: 08 Oct 2021 07:54
URI: http://eprints.untirta.ac.id/id/eprint/2437

Actions (login required)

View Item View Item