Search for collections on EPrints Repository UNTIRTA

KEKUATAN HUKUM PERJANJIAN PENGIKATAN JUAL BELI (PPJB) RUMAH SECARA TAKEOVER DALAM MASA KREDIT (Studi Kasus Di Perumahan Taman Mutiara Indah 2 Serang)

HOTBER, WILNER (2023) KEKUATAN HUKUM PERJANJIAN PENGIKATAN JUAL BELI (PPJB) RUMAH SECARA TAKEOVER DALAM MASA KREDIT (Studi Kasus Di Perumahan Taman Mutiara Indah 2 Serang). S1 thesis, UNIVERSITAS SULTAN AGENG TIRTAYASA.

[img] Text
WILNER HOTBER_1111150321_KEKUATAN HUKUM PERJANJIAN PENGIKATAN JUAL BELI (PPJB) RUMAH SECARA TAKEOVER DALAM MASA KREDIT.pdf
Restricted to Registered users only

Download (1MB)
[img] Text
WILNER HOTBER_1111150321_01.pdf
Restricted to Registered users only

Download (1MB)
[img] Text
WILNER HOTBER_1111150321_02.pdf
Restricted to Registered users only

Download (453kB)
[img] Text
WILNER HOTBER_1111150321_03.pdf
Restricted to Registered users only

Download (179kB)
[img] Text
WILNER HOTBER_1111150321_04.pdf
Restricted to Registered users only

Download (269kB)
[img] Text
WILNER HOTBER_1111150321_05.pdf
Restricted to Registered users only

Download (85kB)
[img] Text
WILNER HOTBER_1111150321_REF.pdf
Restricted to Registered users only

Download (194kB)
[img] Text
WILNER HOTBER_1111150321_LAMP.pdf
Restricted to Registered users only

Download (143kB)

Abstract

ABSTRACT A binding agreement is a legal relationship because there is a bond between two or more parties based on an agreement to cause legal consequences. In the area where Taman Mutiara Indah 2 Serang Housing is located, there is a case of a takeover house sale and purchase agreement during the credit period. Identification of the problem in this study is how the legal force of the sale and purchase binding agreement (PPJB) during the transition of home ownership rights is in credit status based on the Civil Code (KUHPerdata) and how the legal consequences are not updating the debtor in the takeover of the home loan agreement based on the book Civil Law Law (KUHPerdata). Legal Certainty Theory and Covenant Theory. The research method used is normative juridical. The findings in this study are that the act of transferring credit between Damayanti Damanhuri to Vera Septiani is an internal act that occurs only between the parties and is considered an underhand agreement, even though the agreement between the two parties is carried out in an authorized official, namely a Notary, causing problems such as the occurrence of default on the debtor and losses suffered by the debtor. The conclusion of this study is that the existence of a credit transfer (takeover) which was carried out without the knowledge of the bank in writing caused losses to the debtor who received the transfer. This is because the party receiving the credit transfer, namely the new debtor, is in fact not recognized by the bank as a KPR participant and this sale does not eliminate the debtor's obligation to pay off the debt. The bank, as the holder of the guarantee, can cancel the sale and purchase of a mortgage house made by Damayanti Damanhuri to Vera Septiani which was carried out underhand. Suggestions from this research are that the debtor must comply with the agreement made by the creditor and the bank regarding the obligation to pay credit installments and the public must pay more attention to the consequences that arise if making an agreement during the repayment period it turns out that the second party takes it back in bad faith.

Item Type: Thesis (S1)
Contributors:
ContributionContributorsNIP/NIM
Thesis advisorAGUSTINA, RANI SRI197908032003122002
UNSPECIFIEDANWAR, JARKASI197003012008121002
Additional Information: ABSTRAK Perjanjian pengikatan adalah suatu hubungan hukum karena adanya ikatan antara dua pihak atau lebih berdasarkan kata sepakat untuk menimbulkan akibat hukum. Pada daerah lokasi Perumahan Taman Mutiara Indah 2 Serang terdapat kasus perjanjian pengikatan jual beli rumah secara takeover dalam masa kredit. Identifikasi Masalah pada penelitian ini adalah Bagaimana Kekuatan Hukum Perjanjian Pengikatan Jual beli (PPJB) pada masa peralihan hak kepemilikan rumah dalam status kredit berdasarkan Kitab Undang–Undang Hukum Perdata (KUHPerdata) dan Bagaimana akibat hukum tidak dilakukan pembaharuan Debitur dalam takeover perjanjian kredit rumah berdasarkan Kitab Undang�Undang Hukum Perdata (KUHPerdata). Teori Kepastian Hukum dan Teori Perjanjian. Metode Penelitian yang digunakan adalah Yuridis Normatif. Temuan pada penelitian ini adalah tindakan pengalihan kredit yang dilakukan antara Damayanti Damanhuri kepada Vera Septiani merupakan tindakan intern yang terjadi hanya di antara para pihak dan dianggap sebagai perjanjian di bawah tangan, meskipun perjanjian antara kedua belah pihak dilakukan di pejabat yang berwenang, yaitu Notaris sehingga menyebabkan masalah seperti terjadinya wanprestasi pada debitur dan kerugian-kerugian yang diderita oleh debitur. Kesimpulan dari penelitian ini adalah Adanya tindakan pengalihan kredit (takeover) yang dilakukan tanpa sepengetahuan pihak bank secara tertulis menimbulkan kerugian bagi pihak debitur yang menerima pengalihan. Hal ini dikarenakan pihak yang menerima pengalihan kredit yaitu debitur baru, pada kenyataannya tidak diakui oleh bank sebagai peserta KPR dan Penjualan ini tidak menghapuskan kewajiban debitur untuk melunasi hutangnya. Pihak bank, sebagai pemegang jaminan dapat melakukan pembatalan atas jual beli rumah KPR yang dilakukan Damayanti Damanhuri kepada Vera Septiani yang dilakukan di bawah tangan. Saran dari penelitian ini adalah debitur harus patuh terhadap perjanjian yang telah dibuat oleh pihak kreditur dan Bank terkait kewajiban dalam membayar angsuran kreditnya dan masyarakat harus lebih memperhatikan kembali akibat yang timbul jika melakukan perjanjian pada saat masa pelunasannya ternyata pihak kedua mengambil kembali dengan itikad tidak baik.
Uncontrolled Keywords: Kata Kunci : Perjanjian Pengikatan Jual Beli (PPJB), Takeover, Kredit Keywords : House Sale-Buying Agreements, Takeover, Credit
Subjects: K Law > K Law (General)
Divisions: 01-Fakultas Hukum
01-Fakultas Hukum > 74201-Program Studi Ilmu Hukum
Depositing User: Mr Wilner Hotber
Date Deposited: 13 Mar 2023 15:48
Last Modified: 13 Mar 2023 15:48
URI: http://eprints.untirta.ac.id/id/eprint/22189

Actions (login required)

View Item View Item