Search for collections on EPrints Repository UNTIRTA

PERAN PEMERINTAH DAERAH KABUPATEN CIREBON DALAM PENGELOLAAN WISATA BUDAYA BATIK TRUSMI SEBAGAI DAYA TARIK WISATA BERDASARKAN PERATURAN BUPATI CIREBON NOMOR 79 TAHUN 2016 TENTANG FUNGSI, TUGAS POKOK DAN TATA KERJA DINAS KEBUDAYAAN, PARIWISATA, PEMUDA DAN OLAHRAGA

Dwi saputra, Rio (2023) PERAN PEMERINTAH DAERAH KABUPATEN CIREBON DALAM PENGELOLAAN WISATA BUDAYA BATIK TRUSMI SEBAGAI DAYA TARIK WISATA BERDASARKAN PERATURAN BUPATI CIREBON NOMOR 79 TAHUN 2016 TENTANG FUNGSI, TUGAS POKOK DAN TATA KERJA DINAS KEBUDAYAAN, PARIWISATA, PEMUDA DAN OLAHRAGA. S1 thesis, Universitas sultan ageng tirtayasa.

[img] Text
Rio dwi saputra_1111170159_Fulltext.pdf
Restricted to Registered users only

Download (1MB)
[img] Text
Rio dwi saputra_1111170159_01.pdf
Restricted to Registered users only

Download (932kB)
[img] Text
Rio dwi saputra_1111170159_02.pdf
Restricted to Registered users only

Download (216kB)
[img] Text
Rio dwi saputra_1111170159_03.pdf
Restricted to Registered users only

Download (177kB)
[img] Text
Rio dwi saputra_1111170159_04.pdf
Restricted to Registered users only

Download (102kB)
[img] Text
Rio dwi saputra_1111170159_05.pdf
Restricted to Registered users only

Download (63kB)
[img] Text
Rio dwi saputra_1111170159_Ref.pdf
Restricted to Registered users only

Download (141kB)
[img] Text
Rio dwi saputra_1111170159_Lamp.pdf
Restricted to Registered users only

Download (73kB)

Abstract

Pariwisata merupakan salah satu kekayaan yang dimiliki negara Indonesia. Kabupaten Cirebon khususnya daerah Trusmi memiliki wisata budaya batik trusmi yang saat ini menjadi ciri khas Kabupten Cirebon dan juga menjadi pusat perhatian wisatawan, Kawasan wisata budaya batik trusmi membawa dampak positif bagi masyarakat sekitar khususnya di Desa Trusmi, Namun memiliki kekurangan dan belum maksimal dalam pengelolaanya, Kawasan wisata batik trusmi belum mempunyai fasilitas yang memadai berkaitan dengan atraksi hiburan, serta sarana penunjang lainnya. Lebih dari itu pengelolaan mengenai limbah batik industri masih kurang diperhatikan, terdapat fakta di Sungai Condong yang berada dekat kawasan Batik Trusmi dijadikana pembuangan limbah. Pembuangan limbah cair industri Batik Trusmi tanpa pengolahan ke sungai.perlunya peningkatan peran pemerintah, masyarakat maupun pihak yang terkait dalam pengelolaan wisata budaya batik trusmi di Kabupten Cirebon. Oleh karena itu, peneliti akan membahas tentang bagaimana peran Pemerintah daerah Kabupaten Cirebon dalam pengelolaan wisata budaya batik trusmi sebagai di Kabupaten Cirebon? dan apa kendala Pemerintah Daerah Kabupaten Cirebon Dalam Pengelolaan Wisata Budaya Batik Trusmi Di Kabupaten Cirebon? Teori yang digunakan dalam penelitian ini yaitu teori kewenangan dan teori pariwisata. Metode yang digunakan adalah metode yuridis empiris dengan melihat suatu kenyataan hukum yang pada Dinas kebudayaan, pariwisata, pemuda dan olahraga Kabupaten Cirebon. Hasil dari penelitian ini, diketahui bahwa pelaksanaan pengelolaan pariwisata oleh Dinas kebudayaan, pariwisata, pemuda dan olahraga Kabupaten Cirebon memiliki program pengembangan destinasi wisata, melakukan promosi di media sosial dan sosialisasi sadar wisata dan pembinaan di Kawasan wisata budaya batik trusmi Kabupaten Cirebon. namun memiliki beberapa kendala yakni.kurangnya kerjasama dengan pihak swasta yang terlibat dalam pengelolaan wisata budaya batik trusmi dan kurangnya peran serta masyarakat menjadi tidak maskimalnya pengelolaan wisata. Saran dari penulis yakni meningkatkan kordinasi dengan pihak-pihak yang terlibat dalam pengelolaan wisata budaya batik trusmi dan membentuk suatu komunitas dalam upaya pelestarian wisata budaya batik trusmi di Kabupaten Cirebon. Diharapkan kedepannya pengelolaan wisata akan maksmimal dan meningkatkan daya tarik wisata budaya batik trusmi di Kabupaten Cirebon.

Item Type: Thesis (S1)
Contributors:
ContributionContributorsNIP/NIM
Thesis advisorJazuli, Rahmat1961042620001210002
Thesis advisorNurikah, Nurikah197612112001122001
Additional Information: Pariwisata merupakan salah satu kekayaan yang dimiliki negara Indonesia. Kabupaten Cirebon khususnya daerah Trusmi memiliki wisata budaya batik trusmi yang saat ini menjadi ciri khas Kabupten Cirebon dan juga menjadi pusat perhatian wisatawan, Kawasan wisata budaya batik trusmi membawa dampak positif bagi masyarakat sekitar khususnya di Desa Trusmi, Namun memiliki kekurangan dan belum maksimal dalam pengelolaanya, Kawasan wisata batik trusmi belum mempunyai fasilitas yang memadai berkaitan dengan atraksi hiburan, serta sarana penunjang lainnya. Lebih dari itu pengelolaan mengenai limbah batik industri masih kurang diperhatikan, terdapat fakta di Sungai Condong yang berada dekat kawasan Batik Trusmi dijadikana pembuangan limbah. Pembuangan limbah cair industri Batik Trusmi tanpa pengolahan ke sungai.perlunya peningkatan peran pemerintah, masyarakat maupun pihak yang terkait dalam pengelolaan wisata budaya batik trusmi di Kabupten Cirebon. Oleh karena itu, peneliti akan membahas tentang bagaimana peran Pemerintah daerah Kabupaten Cirebon dalam pengelolaan wisata budaya batik trusmi sebagai di Kabupaten Cirebon? dan apa kendala Pemerintah Daerah Kabupaten Cirebon Dalam Pengelolaan Wisata Budaya Batik Trusmi Di Kabupaten Cirebon? Teori yang digunakan dalam penelitian ini yaitu teori kewenangan dan teori pariwisata. Metode yang digunakan adalah metode yuridis empiris dengan melihat suatu kenyataan hukum yang pada Dinas kebudayaan, pariwisata, pemuda dan olahraga Kabupaten Cirebon. Hasil dari penelitian ini, diketahui bahwa pelaksanaan pengelolaan pariwisata oleh Dinas kebudayaan, pariwisata, pemuda dan olahraga Kabupaten Cirebon memiliki program pengembangan destinasi wisata, melakukan promosi di media sosial dan sosialisasi sadar wisata dan pembinaan di Kawasan wisata budaya batik trusmi Kabupaten Cirebon. namun memiliki beberapa kendala yakni.kurangnya kerjasama dengan pihak swasta yang terlibat dalam pengelolaan wisata budaya batik trusmi dan kurangnya peran serta masyarakat menjadi tidak maskimalnya pengelolaan wisata. Saran dari penulis yakni meningkatkan kordinasi dengan pihak-pihak yang terlibat dalam pengelolaan wisata budaya batik trusmi dan membentuk suatu komunitas dalam upaya pelestarian wisata budaya batik trusmi di Kabupaten Cirebon. Diharapkan kedepannya pengelolaan wisata akan maksmimal dan meningkatkan daya tarik wisata budaya batik trusmi di Kabupaten Cirebon.
Subjects: K Law > K Law (General)
Divisions: 01-Fakultas Hukum
Depositing User: Rio Dwi Saputra
Date Deposited: 28 Feb 2023 15:50
Last Modified: 28 Feb 2023 15:50
URI: http://eprints.untirta.ac.id/id/eprint/22050

Actions (login required)

View Item View Item