Search for collections on EPrints Repository UNTIRTA

ANALISIS PENINGKATAN KEMAMPUAN PEMECAHAN MASALAH MATEMATIS SISWA SMP MELALUI PENERAPAN PENDEKATAN RIGOROUS MATHEMATICAL THINKING

Ruliati, Widya (2015) ANALISIS PENINGKATAN KEMAMPUAN PEMECAHAN MASALAH MATEMATIS SISWA SMP MELALUI PENERAPAN PENDEKATAN RIGOROUS MATHEMATICAL THINKING. S1 thesis, Universitas Sultan Ageng Tirtayasa.

[img] Text
analisis peningkatan kemampuan pemecahan masalah matematis siswa melalui penerapan pendekatan rigorous mathematical thinking.PDF - Published Version
Restricted to Registered users only

Download (16MB)

Abstract

Widya Ruliati, (2015). “Analisis Peningkatan Kemampuan Pemecahan Masalah Matematis melalui Penerapan Pendekatan Rigorous Mathematical Thinking (RMT)”. Skripsi Jurusan Pendidikan Matematika Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Sultan ageng Tirtayasa Serang, Juni 2015. Kemampuan pemecahan masalah matematis adalah kemampuan matematis yang membutuhkan pemikiran yang lebih dalam menyelesaikan suatu masalah yakni masalah yang jarang ditemui. Rigorous Mathematical Thinking (RMT) adalah salah satu pembelajaran yang dapat meningkatkan kemampuan pemecahan masalah matematis siswa karena pada proses pembelajarannya ada praktek konstruksi yang membisakan siswa untuk membangun konsep secara mandiri dan terdapat proses mediasi yang membantu saat siswa kesulitan. Selain pendekatan pembelajaran yang penting untuk meningkatkan kemampuan pemecahan masalah, namun terdapat faktor lain yang harus diperhatikan oleg guru yaitu kemampuan awal matematis (KAM) dan gaya belajar matematis (GBM). Tujuan penelitian ini adalah untuk melihat perbedaan peningkatan kemampuan pemecahan masalah matematis dari keseluruhan siswa, KAM dan GBM. Desain penelitian ini adalah penelitian kualitatif dengan pendekatan phenomenography dan subjek penelitian adalah sebagian siswa kelas VII-7 SMP Negeri 3 Cikupa. Berdasarkan hasil analisis data terdapat perbedaan peningkatan kemampuan pemecahan masalah pada KAM, kelompok atas masuk kategori tinggi, kelompok tengah kategori sedang dan kelompok bawah masuk kategori rendah. Sedangkan, GBM Mastery Learning (ML) , Understanding Learning (UL) dan Self-Expressive Learning kategori sedang dan GBM Interpersonal Learning (IL) kategori tinggi.

Item Type: Thesis (S1)
Contributors:
ContributionContributorsNIP/NIM
Thesis advisorPujiastuti, Heni1982081020080120016
Thesis advisorHendrayana, Aan197503232003121001
Uncontrolled Keywords: pemecahan masalah matematis, RMT, KAM, GBM
Subjects: Q Science > QA Mathematics
Divisions: 02-Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan
02-Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan > 84202-Jurusan Pendidikan Matematika
Depositing User: Perpustakaan Pusat
Date Deposited: 20 Apr 2022 10:08
Last Modified: 20 Apr 2022 10:08
URI: http://eprints.untirta.ac.id/id/eprint/13537

Actions (login required)

View Item View Item