Search for collections on EPrints Repository UNTIRTA

PERTUMBUHAN DAN TINGKAT KELANGSUNGAN HIDUP IKAN RAINBOW KURUMOI (Melanotaenia parva) DENGAN PENAMBAHAN CANGKANG KERANG HIJAU (Perna viridis)

YULIYANA, DIAN (2014) PERTUMBUHAN DAN TINGKAT KELANGSUNGAN HIDUP IKAN RAINBOW KURUMOI (Melanotaenia parva) DENGAN PENAMBAHAN CANGKANG KERANG HIJAU (Perna viridis). S1 thesis, UNIVERSITAS SULTAN AGENG TIRTAYASA.

[img] Text
PERTUMBUHAN DAN TINGKAT KELANGSUNGAN HIDUP IKAN RAINBOW KURUMOI (MELANOTAENIA PARVA) DENGAN PENAM.PDF - Published Version
Restricted to Registered users only

Download (1MB)

Abstract

Ikan hias rainbow kurumoi (Melanotaenia parva) merupakan salah satu jenis ikan hias endemik danau Kurumoi, Papua. Pada umumnya, ikan rainbow kurumoi hidup pada kondisi perairan dangkal dan mengalir tenang. Ikan rainbow kurumoi banyak ditemukan di danau Kurumoi dengan kandungan kalsium yang tinggi (Sudarto et al. 2007). Keberadaan ikan ini di habitat aslinya terancam punah karena Danau mengalami kekeringan akibat aktivitas penebangan hutan di sekitar Danau, pendangkalan oleh erosi tanah dan penyempitan lahan (Kadarusman et al. 2010). Dalam pengembangan budidaya pengelolaan kualitas air yang baik merupakan faktor yang penting terhadap produktivitas ikan rainbow kurumoi. Kualitas air yang baik sebagai input lanjutan bagi ikan yang dipelihara, sehingga proses metabolisme meningkat dan menghasilkan energi yang diperlukan untuk pemeliharaan dan pertumbuhan ikan rainbow (Nurhidayat 2009). Menurut Tappin (2010) ikan rainbow kurumoi memiliki karakteristik yaitu hidup pada kondisi air dengan pH yang tinggi. Kondisi pH media pemeliharaan ikan rainbow kurumoi yang optimal tentunya akan membuat ikan ini bereproduksi lebih baik. Sementara itu, dalam upaya pengembangan kegiatan budidaya ikan rainbow kurumoi ini sering kali dijumpai kualitas air dengan pH air yang rendah. Untuk mendukung pertumbuhan ikan rainbow kurumoi pengaturan pH harus sesuai dengan habitat aslinya minimal mendekati kondisi basa. Mengingat hal tersebut maka diperlukan usaha untuk memperbaiki pH. Salah satu upaya untuk meningkatkan pH adalah melalui penambahan cangkang kerang yang dinyatakan mampu meningkatkan pH air. Pada kegiatan pengolahan kerang hijau, limbah cangkang yang dihasilkan banyak dan membuat tumpukkan limbah cangkang kerang tidak termanfaatkan. Oleh karena itu, penelitian menggunakan cangkang kerang hijau diharapkan mampu memberikan nilai kualitas air yang baik serta dapat meningkatkan kelangsungan hidup ikan rainbow kurumoi. Penelitian ini diawali dengan preparasi cangkang kerang hijau yang akan digunakan. Untuk menghilangkan bakteri pada cangkang kerang di lakukan pembersihan kemudian di rendam dengan air tawar dan dengan penambahan klorin selama 24 jam. Kemudian cangkang kerang disisihkan dan dimasukkan ke dalam oven selama 24 jam dengan suhu 110°C. Setelah di oven, cangkang kerang dihancurkan kasar kemudian ditimbang sesuai dengan perlakuan masing masing dan dibungkus kain kasa. Wadah yang digunakan adalah wadah plastik berukuran 40x28x25 cm dengan volume sekitar 20 L sebanyak 15 buah disusun secara acak. Ikan dipelihara dengan kepadatan 30 ekor/wadah dengan volume air 15 L. Pemeliharaan ikan dengan penambahan cangkang kerang dilakukan selama 40 hari. Parameter yang diamati yaitu, jumlah konsumsi pakan, laju pertumbuhan bobot, laju pertumbuhan panjang, kelangsungan hidup ikan dan kualitas air. Rancangan yang digunakan dalam penelitian ini adalah RAL (Rancangan Acak Lengkap), dengan 4 perlakuan dan kontrol masing-masing 3 kali ulangan. Pemberian pakan secara add libitum (sekenyang-kenyangnya) dilakukan pada jam 09.00, 12.00, dan 15.00. Parameter kualitas air dan pertumbuhan ikan diuji dan diukur selama sepuluh hari sekali dan dilakukan ketika pagi hari dari jam 06.00- 09.00 WIB sedangkan pH dan suhu dilakukan setiap hari. Pergantian air dilakukan dua hari sekali dengan volume 20% air yang terbuang. Dari penelitian ini diketahui bahwa semakin banyak cangkang kerang yang digunakan, kualitas air pada pemeliharaan ikan cenderung lebih baik. Hasil terbaik diperoleh pada perlakuan E dengan penambahan cangkang kerang 120 g. Nilai pH tiap perlakuan penambahan cangkang kerang memberikan nilai yang optimum untuk pertumbuhan ikan rainbow kurumoi. pH tertinggi didapat 8,2 pada perlakuan E dan pH pada kontrol berkisar 6,2-6,7. Nilai amonia tiap perlakuan berkisar antara kontrol 0,001-0,023 mg/L, B: 0,000-0,003 mg/L, C: 0,001-0,010 mg/L, D: 0,000-0,019 mg/L, E: 0,000-0,011 mg/L. Nilai kesadahan tertinggi yaitu didapat pada perlakuan E yaitu 144,76 mg/L. Penambahan cangkang memberikan pengaruh hasil akhir yang baik terhadap pertumbuhan bobot, panjang, dan kelangsungan hidup ikan. Pertumbuhan panjang, bobot ikan dan kelangsungan hidup ikan didapat pada perlakuan E yaitu sebesar 4,17 cm, 1,11±0,07 g, dan 82,22±3,% . Penambahan cangkang kerang memberikan hasil yang baik terhadap kualitas air dan pertumbuhan ikan rainbow kurumoi.

Item Type: Thesis (S1)
Contributors:
ContributionContributorsNIP/NIM
Thesis advisorMustahal, Mustahal19590311984031001
Thesis advisorNoerkhaerin Putra, Achmad1985120222010121006
Additional Information: Research on the addition of green mussels shell on maintenance medium of rainbow kurumoi fish (Melanotaenia parva) has been done to improve the productivity of the rainbow kurumoi fish. Good water quality management is an important factor to productivity rainbow kurumoi fish. Medium pH optimum maintenance rainbow kurumoi fish will certainly make this fish reproduce better. In this study the green mussel shells were used as medium to improve the quality of the water with the addition of green mussel shells in accordance with the respective treatments (0 g, 30 g, 60 g, 90 g, 120 g). The results showed that the addition of green mussel shells provide a good influence on the maintenance of rainbow kurumoi fish. Water quality parameters in terms of pH on treatment adding 120 g of green mussel shells provide the best value that is equal to 8.2. The best hardness is also obtained on the addition of 120 g of green mussel shells of 144.76 mg /L. The addition of the green mussels shells affected to the length and weight growth and survival of fish. The result of growth in each treatment were control: 3.46 cm, B: 3.57 cm, C: 3.94 cm, D: 3.96 cm, E: 4.17 cm. The weight of the fish were control: 0.61±0,01 g, B: 0.86 ± 0.02 g, C: 1.02±0.05 g, D: 1.08±0.05 g and E: 1.11±0.07 g, respectively the highest survival was obtained in the treatment of E 82.22±3.85 % and lowest survival control was to 40±5.77%.
Uncontrolled Keywords: ata kunci : cangkang kerang, kualitas air, kelangsungan hidup dan pertumbuhan ikan rainbow kurumoi
Subjects: S Agriculture > SH Aquaculture. Fisheries. Angling
Divisions: 04-Fakultas Pertanian
04-Fakultas Pertanian > 54244-Program Studi Ilmu Perikanan
Depositing User: Perpustakaan Pusat
Date Deposited: 21 Apr 2022 14:52
Last Modified: 23 Aug 2022 10:02
URI: http://eprints.untirta.ac.id/id/eprint/12775

Actions (login required)

View Item View Item