Search for collections on EPrints Repository UNTIRTA

PERLINDUNGAN HAK PATEN KEPADA INVENTOR TERHADAP PENDAFTARAN PATEN YANG TIDAK MEMPUNYAI UNSUR KEBARUAN BERDASARKAN UNDANG-UNDANG NOMOR 14 TAHUN 2001 TENTANG PATEN

SURYA, LARASATI (2015) PERLINDUNGAN HAK PATEN KEPADA INVENTOR TERHADAP PENDAFTARAN PATEN YANG TIDAK MEMPUNYAI UNSUR KEBARUAN BERDASARKAN UNDANG-UNDANG NOMOR 14 TAHUN 2001 TENTANG PATEN. S1 thesis, UNIVERSITAS SULTAN AGENG TIRTAYASA.

[img] Text
Perlindungan Hak Paten Kepada Inventor Terhadap Pendaftaran Paten yang tidak Mempunyai Unsur Keba.pdf - Published Version
Restricted to Registered users only

Download (11MB)

Abstract

Hak Kekayaan Intelektual adalah hak yang timbul dari aktivitas intelektual manusia dalam bidang industri, ilmu pengetahuan, sastra dan seni. Paten sebagai salah satu bagian dari Hak Kekayaan Intelektual, memiliki fungsi yang penting dalam dunia perdagangan dan industri. Yang sering terjadi dalam kasus paten yaitu berupa pendaftaran paten yang tidak mempunyai unsur kebaruan. Karena syarat untuk mendaftarkan paten yaitu harus adanya unsur kebaruan sebagai kemajuan inovasi. Adapun yang menjadi identifikasi masalahnya adalah bagaimana pertimbangan pemeriksa paten dalam memberikan paten yang tidak mempunyai unsur kebaruan dan bagaimana cara mengatasi kelemahan yang ada pada Direktorat Paten berkaitan dengan pendaftaran paten yang tidak mempunyai unsur kebaruan? Penelitian ini menggunakan metode pendekatan yuridis normatif, dengan spesifikasi pendekatan deskriptif analisis. Tahap penelitian melalui tahap penelitian kepustakaan dan tahap penelitian lapangan. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan cara studi dokumen dan wawancara. Selanjutnya di analisis menggunakan yuridis kualitatif. Lokasi penelitian dilakukan di Serang dan Jakarta. Berdasarkan penelitian diperoleh hasil bahwa pertimbangan yang dilakukan oleh Direktorat Paten dalam pemeriksaan hanya dengan menggunakan data base saja, ketidak lengkapan data di dalam data base menyebabkan kurangnya informasi tentang barang yang akan dipatenkan, sehingga memungkinkan adanya pendaftaran paten yang tidak mempunyai unsur kebaruan. Adapun cara untuk mengatasi kelemahan pada Direktorat Paten adalah dengan menambah sumber daya manusia pemeriksa paten serta diberikan pelatihan yang lebih lengkap tentang tata cara pemeriksaan paten. dan diadakannya sosialisasi kepada masyarakat tentang tata cara pendaftaran paten.

Item Type: Thesis (S1)
Contributors:
ContributionContributorsNIP/NIM
Thesis advisorGunawati, Anne197304202010122001
Thesis advisorSyahrul, Rully198102252081121002
Uncontrolled Keywords: Kata kunci: Perlindungan, paten, novelty.
Subjects: K Law > K Law (General)
Divisions: 01-Fakultas Hukum > 74201-Program Studi Ilmu Hukum
Depositing User: Perpustakaan Pusat
Date Deposited: 21 Apr 2022 14:49
Last Modified: 24 Aug 2022 10:46
URI: http://eprints.untirta.ac.id/id/eprint/12749

Actions (login required)

View Item View Item