Search for collections on EPrints Repository UNTIRTA

TINJAUAN ASPEK HUKUM PENGGUNAAN BEA MATERAI DALAM SURAT-SURAT PEMBUKTIAN DI PERSIDANGAN PERKARA PERDATA DITINJAU MENURUT UNDANG–UNDANG REPUBLIK INDONESIA NO 13 TAHUN 1985 TENTANG BEA MATERAI

RAHARJA, FIRMAN SODIK (2015) TINJAUAN ASPEK HUKUM PENGGUNAAN BEA MATERAI DALAM SURAT-SURAT PEMBUKTIAN DI PERSIDANGAN PERKARA PERDATA DITINJAU MENURUT UNDANG–UNDANG REPUBLIK INDONESIA NO 13 TAHUN 1985 TENTANG BEA MATERAI. S1 thesis, Universitas Sultan Ageng Tirtayasa.

[img] Text
TINJAUAN ASPEK HUKUM PENGGUNAAN BEA MATE.PDF - Published Version
Restricted to Registered users only

Download (3MB)

Abstract

Bea materai merupakan satu hal yang sangat umum dijumpai dalam aktivitas masyarkat Indonesia. Hampir semua dokumen yang dibuat dimasyarakat harus dilampiri materai tempel. Dalam pengenaan bea materai menurut Undang-Undang Bea Materai, yang menjadi objek bea materai bukan perbuatan hukumnya, seperti perjanjian jual beli, perjanjian sewa-menyewa menerima uang, melakukan pemborongan pekerjaan, dan sebagainya. Melainkan dokumen yang dibuat untuk membuktikan telah terjadinya perbuatan itu sendiri. Dan identifikasi pada penulisan skripsi ini antarai lain memiliki dua point terkait masalah bea materai yang akan di uraikan yaitu: apakah seluruh dokumen–dokumen yang semula bukan objek bea materai tetapi karena tujuannya menjadi objek materai (nezageling), bisa memiliki kekuatan hukum yang sah sebagai alat pembuktian perkara perdata, dikaitkan dengan Pasal 2 & 4 Undang– undang No 13 Tahun 1985 tentang bea materai, dan apa akibat hukumnya dalam pembuktian alat bukti surat–surat atau dokumen, tidak atau kurang dilunasi bea materai Pada dasarnya dalam melakukan penelitian ini penulis menggunakan metodologi normatif empiris. Penelitian empiris dilakukan dengan cara meneliti keadaan dilapangan yang merupakan data primer. Penelitian hukum (empiris) menggunakan data sekunder sebagai data awal, yang kemudian dilanjutkan dengan data primer atau data lapangan Melalui penelitian ini, peneliti bermaksud melihat perkembangan hukum dalam praktek, khususnya dengan masalah yang hendak diteliti. Penelitian tersebut dilakukan melalui pengamatan serta wawancara. Berdasarkan hasil penelitian yang diteliti penulis mendapatkan hasil atau simpulan pada penulisan ini. Dokumen-dokumen yang semula bukan menjadi maksud tujuan objek materai tetapi karena tujuannya berubah bisa dikatakan memiliki kekuatan hukum jika dikena bea materai terutang dan akibat hukum yang ditimbulkan jika dokumen tidak dikenakan materai pada pembuktian berpengaruh pada pertimbangan putusan di muka hakim itu sendiri dan dapat dikenakan sanksi bila dokumen tersebut semulanya memang objek bea materai.

Item Type: Thesis (S1)
Contributors:
ContributionContributorsNIP/NIM
Thesis advisorSuhadi, Aris196002082003121001
Thesis advisorSariyah, Sariyah198001202005012001
Subjects: K Law > K Law (General)
Divisions: 01-Fakultas Hukum
01-Fakultas Hukum > 74201-Program Studi Ilmu Hukum
Depositing User: Perpustakaan Pusat
Date Deposited: 28 Mar 2022 09:29
Last Modified: 28 Mar 2022 09:29
URI: http://eprints.untirta.ac.id/id/eprint/10813

Actions (login required)

View Item View Item